BAGHDAD – Korban tewas akibat ledakan bom mobil di suatu pasar yang terletak di timur Baghdad, Irak, bertambah menjadi 59 orang dari sebelumnya 24 orang. Sementara korban luka-luka mencapai hampir 100 orang. Demikian seperti dilaporkan Belfast Telegraph, Senin (29/2/2016).
Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Irak Sad Main mengatakan, ledakan bom mobil di Pasar Mredi yang menyasar wilayah penduduk syiah di Kota Sadr merupakan serangan paling mematikan sepanjang dua bulan terakhir di ibu kota Irak tersebut.
Kelompok teroris Aamaq, yang berafiliasi dengan ISIS, mengklaim bertanggung jawab atas ledakan yang mengguncang kawasan komersial di Baghdad untuk kesekian kalinya itu. Diduga serangan ini datang sebagai aksi balas dendam atas penggempuran tentara pemerintah ke wilayah kekuasaan mereka di Abu Ghraib.
Selain Pasar Mredi, serangan bom juga menyasar Kota Mahmoudiya, 20 mil ke selatan Baghdad. Ledakan menewaskan tiga pedagang dan melukai sedikitnya 10 orang. Peristiwa serupa juga melanda tetangganya, Dora, dengan korban meninggal empat orang.
Ledakan ini menjadi yang kedua dalam sepekan terakhir. Sebelumnya pada Kamis 25 Februari, dua bom meledak di Masjid Syiah yang berada di Baghdad. ISIS mengklaim bertanggung jawab terhadap pengeboman yang menewaskan 15 orang tersebut.
dikutip dari News Okezone
Korban Tewas Ledakan Bom Mobil Baghdad Jadi 59 Orang
4/
5
Oleh
Kusukadia